wa

+62 821-2522-2174

Telepon

+62 821-2522-2174

Judhyn's Blog Official

AI Sirajudin Saleh

 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Lokasi atau Setting Penelitian

Penulisan ini dilakukan penulis dari hasil pengamtan berita Kompas.com

yang memuat berita tentang Artificial Intelligence. Pada penelitian ini, penulis

menggunakan metode analisis framing Robert N. Entmann dengan pendekatan

deskriptif kulaitatif. Pendekatan deskriptif kualitatif bertujuan untuk

mengungkapkan informasi kualitatif dengan pendeskripsian yang teliti untuk

menggambarkan suatu fenomena dengan cermat.

3.2 Bentuk dan Strategi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi pendekatan

deskriptif. Metode kualitatif sendiri didasarkan pada filsafat postpositivisme dan

digunakan untuk meneliti objek yang bersifat alami. Dalam metode ini, peneliti

berperan sebagai instrumen utama.

3.3 Data dan Sumber Data

3.3.1 Data Primer

Data primer adalah data yang didapatkan dari sumber pertama. Data

primer berasal dari individu, mulai dari seorang sumber utama melalui

wawancara maupun sekelompok orang (Straus & Corbin, 2023). Adapun

sumber data primer ini diperoleh dari postingam berita pada website

Kompas.com mengenai isu Artificial Intelligence (AI) dengan rentang waktu

Januari-Juni 2025.

38

3.3.2 Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh

orang yang melakukan penelitian dari sumbersumber yang telah ada. Data ini

digunakan untuk mendukung informasi primer yang telah diperoleh. Lalu teks

berita dianalisa menggunakan metode studi pustaka dimana data berupa teks

berita yang diperoleh dari Kompas.com dianalisa menggunakan analisis

framing sesuai dengan konsep milik Robert N Entmann yang mana mengacu

pada berbagai referensi yaitu dari buku-buku atau tulisan ataupun sumber lain

yang mendukung.

3.4 Teknik Sampling

Teknik sampling adalah metode pengambilan sampel dalam suatu

penelitian, dan terdapat berbagai jenis teknik sampling yang bisa digunakan

(Sudarta, 2022). Dalam penelitian ini, digunakan teknik purposive sampling, yaitu

metode pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu (Sugiyono, 2019). Teknik

ini dipilih karena sesuai dengan pendekatan penelitian kualitatif yang

menitikberatkan pada analisis mendalam terhadap data yang relevan dengan

tujuan penelitian.

Dalam menentukan narasumber dan objek penulisan yang akan digunakan

dalam penulisan ini, penulis menggunakan teknik purposive sampling yaitu suatu

metode penarikan sampel probabilitas yang dilakukan dengan kriteria tertentu.

Objek/unit penulisan akan digunakan apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :

39

1. Berita mengenai Artificial Intelligence (AI). Pengutamaan berita

tersebut dipilih karena perkembangan AI saat ini sangat pesat dan

berdampak besar pada berbagai bidang kehidupan.

2. Periode publikasi di Kompas.com pada bulan Januari- Juni 2025,

dikarenakan jangka waktu tersebut pemberitaan isu mengenai

Artificial Intelligence (AI) sangat hangat dan layak untuk diteliti.

3. Berita dipilih berdasarkan pada kesamaan tema isu tentang Artificial

Intelligence dikehidupan masyarakat terutama Indonesia dan

dipublikasikan pada waktu yang berdekatan di portal berita

Kompas.com. Pemilihan waktu publikasi berita yang berdekatan

bertujuan untuk melihat perbedaan pengemasan sebuah fakta yang

sama di lapangan dengan tulisan yang ditampilkan oleh portal berita

Kompas.com.

3.5. Teknik Pengumpulan Data

Data merupakan bahan dasar yang harus diolah terlebih dahulu agar dapat

menghasilkan informasi atau keterangan, baik yang bersifat kualitatif maupun

kuantitatif, yang menggambarkan fakta. Selain itu, data juga dapat diartikan

sebagai kumpulan fakta, angka, atau segala sesuatu yang dapat dipercaya

kebenarannya, sehingga dapat dijadikan dasar untuk membuat suatu kesimpulan

(Susanto, 2021). Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah:

40

3.5.1 Observasi

Observasi adalah metode pengumpulan data yang dilakukan melalui

pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti. Proses ini meliputi

pencarian data, pencatatan hasil pengamatan, dan pengorganisasian temuan

secara sistematis sesuai dengan fenomena yang diamati. Pada dasarnya,

observasi menggunakan pancaindra seperti penglihatan, penciuman, dan

pendengaran untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan guna menjawab

permasalahan penelitian. Hasil dari observasi bisa berupa aktivitas, kejadian,

peristiwa, objek, kondisi, suasana, maupun perasaan dan emosi seseorang.

Tujuan observasi adalah mendapatkan gambaran nyata tentang suatu

peristiwa atau kejadian sebagai dasar menjawab pertanyaan penelitian.

Dalam penelitian ini, observasi dilakukan secara tidak langsung

dengan mengamati berita terkait Artificial Intelligence (AI). Dari hasil

observasi tersebut, penulis mengidentifikasi beberapa berita yang relevan

dengan variabel penelitian, kemudian melanjutkan penelitian dengan

menggunakan metode analisis framing menurut Robert M. Entmann.

3.5.2 Dokumentasi

Dalam hal ini merupakan pelengkap dari observasi dan wawancara

dalam penulisan kualitatif supaya dapat terpercaya (Sugiyono, 2019). Dalam

penelitian ini, dokumentasi diperoleh oleh dari surat – surat pendukung,

catatan harian serta foto sebagai bukti otentik bahwa penulis telah

melaksanakan penulisan.

41

3.6 Triangulasi Data

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan triangulasi sumber untuk

memverifikasi keandalan data yang dikumpulkan. Triangulasi adalah metode

pengecekan data yang dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik, waktu,

serta beragam sumber informasi (Sugiyono, 2018). Triangulasi sumber berarti

menguji data dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai

sumber yang berbeda (Alfansyur, 2020).

Teknik triangulasi sumber data yang diterapkan dalam penelitian ini

melibatkan penggunaan berbagai jenis sumber, seperti dokumen, arsip, dan hasil

observasi, untuk menggali kebenaran informasi. Setiap metode pengumpulan data

tersebut menghasilkan informasi yang berbeda, yang kemudian memberikan

perspektif yang beragam terhadap fenomena yang diteliti. Beragam sudut pandang

ini akan memperkaya pengetahuan dan membantu memastikan validitas data yang

diperoleh.

3.7 Analisis Data

Setelah proses pengumpulan data selesai dilakukan, maka tahap

selanjutnya adalah penyusunan dan penyederhanaan data agar lebih mudah

dipahami serta upaya untuk mencari informasi yang lebih lengkap. Analisis data

kualitatif bersifat literatif yang memungkinkan adanya perulangan dan keterikatan

antara pengumpulan dan analisis data. Setelah data diperoleh berdasarkan teknik

pengumpulan data, proses analisis data dilakukan degan langkah-langkah sebagai

berikut:

42

3.7.1 Reduksi Data

Reduksi data atau data reduction adalah proses memilih hal-hal yang

menjadi pokok pembahasan, merangkum, memfokuskan pada hal- hal yang

dianggap pernting serta menghasilkan pola yang lebih tajam terhadap hasil

pengamatan sehingga penulis menjadi mudah untuk menemukan data lain

juka dianggap masih kurang (Satori&Komariah, 2017). Tahap pertama dalam

analisis data penelitian ini berdasarkan pada observasi tidak langsung dan

studi dokumentasi yang dilakukan di lapangan, terlihat bahwa Kompas.com

menjadi salah satu arus media utama yang netral.

3.7.2 Penyajian Data

Penyajian data atau data display merupakan sekumpulan informasi yang

telah tersusun sehingga memberikan gamabran terhadap pengambilan

kesimpulan dan juga tindakan (Hamid Patilima, 2016). Penyerdehanaan data

yang kompleks ke dalam bentuk yang lebih sederhana atau pemilihan wujud

yang mudah dipahami. Penyajian data dapat dilakukan dalam cara menulis

uraian singkat dan sejenisnya dikarenakan perbedaan sudut pandang yang

dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap isu yang sama secara berbeda

sesuai dengan seleksi dan penonjolan aspek tertentu oleh masing-masing

media.

43

3.7.3 Penarikan Kesimpulan

Langkah terakhir dari analisis data adalah penarikan kesimpulan.

Kesimpulan tersebut merupakan proses perumusan makna dari hasil

penelitian dengan uraian yang mudah dipahami dan dilakukan berulangkali.

Hal ini dilakukan agar relevansi dan konsistensi terhadap judul, tujuan dan

perumusan masalah yang ada menjadi terangkum (Sirajudin Saleh, 2017).

Kesimpulan ini penting untuk memahami peran media dalam membentuk

narasi publik terkait perkembangan Artificial Intelligence (AI).


Aplikasi Asuransi Merimen E-claim


Bagi Bengkel yang mau Mendaftarkan diri Claim asuransi https://indonesia.merimen.com/claims/index.cfm
untuk asurasi Kecuali Garda Otto Punya sendiri


Garda Q System Insurance


http://gardaqsystem.asuransiastra.com/ClaimProcess/






Contoh Pengerjaan Aplikasi Claim Asuransi

Komputer Kantor Keseluruhan Terinfeksi Virus
Gara Gara Hacker Luwak